Apa yang kalian bayangkan ketika mendengar Teknik Lingkungan? Jurusan
teknik yang isinya mahasiswa aktivis lingkungan semua? Atau jurusan yang
belajarnya kimia dan biologi terus? Biar nggak salah persepsi, yuk
kenali Teknik Lingkungan lebih dalam!
Secara
umum, jurusan Teknik Lingkungan mempelajari bagaimana menyeimbangkan
aktivitas manusia dengan konservasi lingkungan dan bagaimana mendesain
infrastruktur yang mendukung tujuan konservasi tersebut. Supaya lebih
kebayang fokus dan lingkup Teknik Lingkungan apa aja, ini nih beberapa
topik yang akan kalian pelajari di jurusan ini:
1. Rekayasa air minum dan air bersih
Air
untuk mandi, air untuk minum, air untuk cuci piring, dan semua air
bersih yang kita gunakan sehari-hari asalnya darimana ya? Nah Sarjana
Teknik Lingkungan lah yang memiliki keahlian untuk menyediakan air
bersih bagi masyarakat. Kalian akan belajar mendesain instalasi
pengolahan air minum (IPAM), proses apa aja yang terjadi disana, sampai
bagaimana menyalurkan air sesuai kebutuhan masyarakat.
2. Rekayasa air buangan domestik
Dari
berbagai aktivitas manusia sehari-hari, tentunya kita menghasilkan air
buangan. Air buangan dari rumah-rumah bisa diolah secara terpusat dengan
instalasi pengolahan air limbah (IPAL), atau bisa juga diolah di
beberapa unit pengolahan lain seperti septic tank. Unit-unit pengolahan
air buangan ini nanti yang mendesain adalah Sarjana Teknik Lingkungan.
Selain air buangan dari rumah-rumah, di jurusan ini kalian juga akan
mempelajari desain saluran penyalur air hujan (drainase), yang fungsinya
penting sekali lho untuk mencegah banjir.
3. Sanitasi Masyarakat
Bagi yang suka berinteraksi sama masyarakat, Teknik Lingkungan
adalah salah satu keilmuan yang dekat dengan masyarakat. Di sanitasi
masyarakat ini akan dipelajari bagaimana menyediakan infrastruktur
sanitasi dan air minum yang tepat sesuai dengan karakter masyarakat di
daerah tersebut. Jadi ada pendekatan terhadap masyarakat juga, misalnya
dengan melibatkan mereka dalam mendesain MCK atau dengan melibatkan
mereka dalam mengelola sampah di daerahnya. Dengan dasar ilmu air
buangan domestik yang dijelaskan sebelumnya, di keilmuan sanitasi
masyarakat ini kalian langsung bisa mengaplikasikannya. Media
aplikasinya bisa lewat kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa yang
biasanya nggak jauh-jauh dari topik MCK, air minum, atau sampah.
4. Rekayasa air buangan industri
Hampir
semua industri memiliki buangan dari hasil produksinya, yang berarti
Sarjana Teknik Lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengelola limbah
industri tersebut. Di jurusan ini kalian akan dibekali ilmu untuk
mendesain IPAL untuk industri dan proses apa saja yang harus ditempuh
pada pengolahan air limbah industri sampai mencapai kadar aman untuk
dibuang ke lingkungan.
5. Pengelolaan sampah
Di Teknik
Lingkungan kalian juga akan belajar bagaimana pengelolaan sampah kota
yang baik, mulai dari pemilahan di sumber sampai mendesain landfill atau
tempat pembuangan akhir yang optimal. Apakah kalian termasuk orang yang
berpikir bahwa tempat pembuangan akhir itu bau dan membosankan? Kalau
iya, berarti kalian harus lihat aneka teknologi desain tempat pembuangan
akhir yang dipelajari di jurusan Teknik Lingkungan. Bahkan sebenarnya
tempat pembuangan akhir bisa jadi tempat wisata lho!
6. Pengelolaan limbah B3
Bahan yang bersifat berbahaya dan beracun seperti logam berat sering
digunakan dalam kegiatan manusia juga dalam kegiatan industri. Bahan B3
ini nantinya akan keluar sebagai limbah, yang pastinya sangat berbahaya
bagi lingkungan sekitar juga kesehatan manusia. Sarjana Teknik
Lingkungan mempelajari bagaimana mengelola limbah B3 ini, bisa dengan
media-media penyerap kandungan B3, bisa dengan pengubahan fasa dari
limbah tersebut, dan berbagai teknologi lain yang akan terus
dikembangkan kedepannya.
7. Pengendalian Pencemaran Udara
Kembali
lagi ke industri-industri yang punya banyak emisi, salah satu emisinya
adalah dalam bentuk gas dan partikulat. Nah di jurusan Teknik Lingkungan
kalian juga akan belajar tentang udara, mulai dari persebaran emisi
dari cerobong di industri sampai mengukur kadar polutan di suatu kota.
Kalian juga akan belajar mendesain unit-unit pengendali pencemara udara
supaya polutan-polutan dari industri tidak mencemari kota tempat tinggal
kita.
8. Kesehatan Lingkungan
Pada topik pembahasan ini
kalian akan belajar mengenai elemen-elemen lingkungan seperti hidrosfer,
atmosfer, dan lain-lain. Kemudian akan dikaji penyakit apa saja yang
mungkin timbul serta lewat media apa saja penyebarannya. Di topik ini
kalian juga akan belajar mengukur kadar toksisitas limbah, bagaimana
tingkat bahayanya bagi lingkungan hidup. Tapi tidak seperti dokter yang
mempelajari tindakan penanganannya, mahasiswa Teknik Lingkungan lebih
fokus terhadap tindakan pencegahan terjadinya penyakit melalui usaha
menciptakan lingkungan hidup yang baik.
9. Pengelolaan Lingkungan
Pengelolaan
berarti melakukan berbagai usaha untuk membuat limbah tidak mencemari
lingkungan, baik dengan pewadahan, pengangkutan, maupun pengolahan. Di
pengelolaan lingkungan kalian akan belajar permodelan kasus terkait
masalah lingkungan, analisa dampak lingkungan dari suatu aktivitas
manusia, bagaimana menerapkan sistem manajemen lingkungan dalam suatu
industri maupun organisasi, dan lain-lain.
10. Teknologi Bersih
Pernah dengar 3R (Reduce, Reuse, Recycle)? Di topik pembahasan ini,
kalian akan mempelajari aplikasi 3R di industri. Bahkan tidak hanya 3R
tapi sampai 6R, ditambah dengan prinsip lainnya seperti bagaimana
memodifikasi produk atau memodifikasi proses agar mengurangi timbulan
limbah dari proses industri. Tidak hanya mengurangi timbulan limbah,
bahkan bisa menghasilkan keuntungan berlebih karena hasil produksi yang
meningkat atau karena mengurangi konsumsi bahan baku baru.
Setelah
penjabaran panjang lebar lingkup pelajaran mahasiswa Teknik Lingkungan,
sudah ada bayangan belum kira-kira Sarjana Teknik Lingkungan bisa kerja
dimana aja? Dari lingkup keilmuan yang lebar itu, sebenarnya banyak
banget pilihan tempat kerja seorang Sarjana Teknik Lingkungan. Misalnya
untuk urusan air minum, air bersih, sampah dan air limbah domestik
kalian bisa kerja di Kementerian Pekerjaan Umum atau PDAM. Aneka
industri juga bisa menjadi ladang kerja lulusan Teknik Lingkungan.
Industri migas, industri makanan, industri pertambangan, industri
kertas, dan berbagai industri lainnya pasti membutuhkan seorang engineer
untuk mengelola limbah yang dihasilkan. Di industri-industri ini kalian
biasanya akan ditempatkan di Departemen Health, Safety, and Engineering
(HSE). Kalian juga bisa bekerja di LSM lingkungan, konsultan, banyak
deh profesi yang bisa jadi pilihan kita saat sudah menyandang gelar
Sarjana Teknik Lingkungan.
Nah, sekarang kebayang kan kalau
jurusan Teknik Lingkungan itu isinya bukan hanya kimia dan biologi aja?
Semua ilmu sains diterapkan di keprofesian ini. Dan tentunya, jurusan
Teknik Lingkungan tidak hanya berisi aktivis lingkungan saja, jadi nggak
perlu takut masuk jurusan ini kalau kamu masih awam tentang
permasalahan lingkungan. Semua mahasiswa di jurusan ini sama-sama
belajar untuk memfasilitasi masyarakat agar hidup nyaman, yaitu dengan
menerapkan teknik rekayasa yang diharapkan bisa menciptakan lingkungan
hidup yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar